Hiddink Berang Dengan Ketertarikan Aston Villa Terhadap Remy


International Champions Cup 2015 - Chelsea v New York Red BullsManajer anyar Chelsea, Guus Hiddink merasa geram dengan pernyataan dari manajer Aston Villa, Remy Garde yang secara terang-terangan mengakui kepada media bahwa The Villans siap untuk menjadikan penyerang The Blues, Loic Remy sebagai target utama dalam bursa transfer musim dingin ini.

Sebelumnya, manajer Aston Villa ini memang sempat mengungkapkan bahwa dirinya sangat tertarik untuk bisa mendapatkan jasa Remy pada bursa transfer Januari ini. Bahkan mantan pelatih Olympique Lyon itu juga menjamin akan memberikan satu tempat utama kepada Remy di timnya dan membantu penyerang asal Prancis tersebut untuk bisa mendapatkan satu tempat di skuat tim nasional di ajang EURO 2016 yang akan diselenggarakan musim panas nanti.

Namun, pernyataan Garde tersebut rupanya memicu kemarahan dari Hiddink. Pelatih asal Belanda tersebut menegaskan bahwa timnya tidak berniat untuk melepas Remy pada Januari ini karena dirinya masih termasuk ke dalam rencana timnya musim ini.

“Ketika anda tertarik untuk mendapatkan seorang pemain, maka anda harus menghormati tim yang memiliki pemain tersebut. Hal pertama yang harus anda lakukan dengan ketertarikan tersebut adalah dengan melakukan pembicaraan dengan klub pemilik pemain tersebut. Anda tidak perlu langsung mengungkapkan ketertarikan itu kepada publik,” kesal Hiddink.

“Anda tidak akan bisa untuk melewati pintu samping dalam hal ini. Remy masih memiliki kontrak bersama dengan kami saat ini dan dirinya harus selalu siap tampil untuk kami. Musim ini dirinya memang mengalami masa yang cukup sulit karena cedera yang didapatkannya. Namun, dirinya harus mampu membuktikan bahwa dirinya merupakan pemain yang bagus untuk tim ini,” pungkas mantan pelatih tim nasional Belanda itu.

Website Pin Facebook Twitter Myspace Friendfeed Technorati del.icio.us Digg Google StumbleUpon Premium Responsive

Responses are currently closed, but you can trackback from your own site.

Comments are closed.